Moh Jumhur Hidayat arrow Surat-surat dari Penjara
Saturday, 31 July 2010
 
 
Surat-surat dari Penjara
Active ImageTugas para intelektual itu adalah menarik gerbong “Revolusi Mental” dengan motornya : “hasrat jiwa untuk menolong sesama”, sebuah metodologi alternatif untuk memperjuangkan orang-orang tertindas (“Revolusi Tanpa Darah”). Revolusi itu tidak dimulai dengan membangkitkan orang-orang tertindas dengan cara mengubah atau mentransformasikan realitas obyektif menjadi kesadaran subyektif. Realitas obyektif bahwa mereka mengalami penindasan, penganiayaan. Kelas atas harus bergandengan tangan dengan kelas bawah. Perbedaan di antara keduanya bukan lantas menjadi pertentangan kelas, dan lalu pemberontakan kelas bawah melawan kelas atas. Pertumpahan darah tidak akan terjadi bila kelas atas membangkitkan kesadaran kelas dan bergabung bersama kelas bawah (mustadh’afin), dengan menerapkan metode sederhana, yaitu mengajak manusia berlomba-lomba menjadi sederhana." (M Dawam Rahardjo)
Filter     Order     Display # 
Date Item Title Hits
Friday, 30 May 2003 Pengantar M Dawam Rahardjo 1111
Friday, 30 May 2003 Surat-surat dari Penjara 1730
Monday, 30 December 1991 Strategi Kebudayaan: Pandangan Seorang Petapa 2075
Sunday, 29 December 1991 Islam Faith dan Islam Regulation 797
Wednesday, 28 August 1991 Keadilan "Atas Nama" Atau "untuk Rakyat" 1369
Friday, 16 August 1991 Globalisasi: Kapitalisme Wajah Baru? 1630
Monday, 05 August 1991 Belajar Berkata "Tidak" 732
Friday, 26 July 1991 Membangun Tidak Semudah Berkata-kata 695
Thursday, 18 July 1991 Mahasiswa, Jangan Hanya Bicara 637
Thursday, 18 July 1991 Tidak Cukup Demokratisasi Politik 634
Wednesday, 17 July 1991 Hukum Kita, Tidak Adil dalam Konsep 663
Friday, 01 March 1991 Dalam Kesendirian ada Setan 696
Saturday, 16 February 1991 Barat Bukan Diskotik, Mobil, atau Bikini 1150
Wednesday, 13 February 1991 Saya Bukan Marxist 1013
Tuesday, 12 February 1991 Problem Kita, Ya Struktural Itu 669
Wednesday, 30 January 1991 The Intelectual Conciousness 509
Thursday, 10 January 1991 Seni untuk Perubahan 772
Tuesday, 01 January 1991 Kapitalisme: Manipulasi Kesadaran 680
Saturday, 29 December 1990 Mencari Ibu bagi Anak-anak Dunia 588
Sunday, 09 September 1990 Bukti Penguasa itu Memang Zalim 625
Tuesday, 04 September 1990 Berpolitik, Masuk Penjara, atau Mati 645
Sunday, 05 August 1990 Selamat Tinggal Penindasan 795
Tuesday, 30 November 1999 Revoluasi tanpa Darah 709
 
<< Start < Prev 1 Next > End >>
Results 1 - 23 of 23
  • Manifesto Kekuatan Ketiga  ( 25 items )
    Buku ini bisa hadir di hadapan pembaca yang budiman, dimulai dari kegelisahan penulis dalam mengamati kekuatan politik kelompok nasionalis maupun kelompok Islam saat ini, yang semakin menjauh dari cita-cita awalnya. Pada hemat penulis, kelompok nasionalis yang berkuasa saat ini, telah keluar dari pemikiran-pemikiran Bung Karno, sehingga melupakan kaum marhaen atau wong cilik yang selalu hidup dirundung kesulitan. Sementara itu, kelompok Islamnya telah keluar dari cara-cara berjuang yang dilakukan oleh HOS. Tjokroaminoto, yang telah dengan setia menerapkan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam membebaskan orang-orang tertindas (mustadh’afin).
Pembenahan

Mohon maaf, web http://jumhur.net ini model lama dan akan dibenahi, terimakasih atas kujungan Anda. ayahyaweb.com

 

 
Top!
Top!