Moh Jumhur Hidayat
Saturday, 31 July 2010
 
 
Surat-surat dari Penjara PDF Print E-mail
Friday, 30 May 2003
Active ImageTidak terasa, peristiwa unjuk rasa 5 Agustus 1989 telah berlangsung lebih dari 10 tahun. Peristiwa itu, bagi saya lebih merupakan suatu pelajaran hidup yang amat berharga karena daripadanya saya bisa merasakan betapa sulitnya mentransformasikan suatu struktur sosial dan budaya masyarakat. Dari sejak dahulu saya berkeyakinan, bahwa perubahan sosial jangan diartikan sempit sebagai pergantian pimpinan nasional. Karena pergantian pimpinan nasional dengan tidak disertai pergantian struktur dan sistem menjadi kurang berarti.

Pengantar Penulis 

Tidak terasa, peristiwa unjuk rasa 5 Agustus 1989 telah berlangsung lebih dari 10 tahun. Peristiwa itu, bagi saya lebih merupakan suatu pelajaran hidup yang amat berharga karena daripadanya saya bisa merasakan betapa sulitnya mentransformasikan suatu struktur sosial dan budaya masyarakat. Dari sejak dahulu saya berkeyakinan, bahwa perubahan sosial jangan diartikan sempit sebagai pergantian pimpinan nasional. Karena pergantian pimpinan nasional dengan tidak disertai pergantian struktur dan sistem menjadi kurang berarti.

 Peristiwa unjuk rasa tersebut sesungguhnya rangkaian dari aksi-aksi mahasiswa akhir tahun 1980-an, yang pada waktu itu gerakan mahasiswa khususnya di Bandung diarahkan pada isu-isu lokal seperti penggusuran tanah-tanah petani secara paksa oleh penguasa yang berkolusi dengan pengusaha. Adapun peristiwa 5 Agustus 1989 merupakan aksi unjuk rasa menolak kedatangan Mendagri Rudini ke kampus ITB karena sebagai Mendagri ia bertanggungjawab membawahi gubernur dan bupati yang berkolusi dengan pengusaha dalam menggusur tanah-tanah rakyat.

Peristiwa tersebut  dijadikan momentum oleh penguasa untuk memukul gerakan mahasiswa, yaitu dengan menindak peristiwa 5 Agustus dengan cara yang represif. Drop out, intimidasi dan penjara rata-rata 3 tahun menjadi konsekuensi bagi para pelaku aksi unjuk rasa tersebut. Setelah peristiwa tersebut, gerakan mahasiswa memang agak surut sejenak beberapa tahun, namun kemudian bangkit kembali dan akhirnya mampu mendesakkan reformasi serta menurunkan Presiden Soeharto pada tahun 1998.

Selama 31 bulan dalam penjara, pilihan produktif yang mungkin dilakukan hanyalah membaca, menulis serta mengajar para narapidana yang masih buta huruf. Buku yang saat ini ada pada pembaca adalah kumpulan surat-surat saya kepada teman-taman. Masih ada dua buku yang akan diterbitkan lagi, yaitu Pikiran-pikiran dari Penjara dan pembelaan saya (pledoi) di hadapan majelis hakim.

Dengan terbitnya buku ini, saya ingin meminta maaf kepada kedua orangtua saya beserta kakak-kakak dan adik yang telah direpotkan selama saya dalam penjara, namun mereka selalu memberikan dorongan tanpa pretensi politik apapun. Selanjutnya, saya mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada Mas Adi Sasono yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk berkarya sesaat setelah saya bebas dari penjara, yaitu bergabung di beberapa organisasi di bawah pimpinannya. Demikian juga kepada Mas Dawam Rahardjo, ucapan terimakasih wajib saya sampaikan terutama karena kesediaannya memberikan kata pengantar dalam buku ini.

Kepada sahabat saya Syahganda Nainggolan yang selalu “menegur” saya dengan ikhlas, saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Kepada penyunting M. Solihat serta A Yahya yang mendesain cover buku ini, juga Doddi Matondang yang turut memberikan dorongan untuk menerbitkan buku ini, saya juga mengucapkan terimakasih.

Akhirnya, kepada semua teman-teman seperjuangan yang tidak mungkin disebutkan satu per satu, saya mengucapkan terimakasih atas dukungannya selama ini. Saya mengharap do’a dari teman-teman semua agar saya diberikan keteguhan hati untuk tetap berada di jalan pembelaan terhadap orang-orang yang tertindas oleh struktur atau yang sering kita sebut mustadh’afiin ataupun kaum marhaen.

Jakarta, Mei 2003

 


Search Engine Optimization and SEO Tools
 
< Prev   Next >
Pembenahan

Mohon maaf, web http://jumhur.net ini model lama dan akan dibenahi, terimakasih atas kujungan Anda. ayahyaweb.com

 

Jajak Pendapat
Rubrikasi yang sering Anda baca
 
Sindikasi
 
Top!
Top!